Petugas Loka POM di Kabupaten Sumba Timur Lakukan Pendampingan dan Pelatihan Penjamah Makanan untuk Relawan SPPG Tambolaka

27-10-2025 Umum Dilihat 178 kali

Petugas Loka Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Sumba Timur aktif dalam mendukung Asta Cita Presiden RI. salah satu bentuk peran nyatanya adalah aktif berperan dalam melakukan pelatihan dan pendampingan penjamah makanan SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis. Program pelatihan ini dilaksanakan selama 1 hari pada Jum’at, 24 Oktober 2025 di Yayasan Ronita Peduli Sosial Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya.

Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dapur SPPG Tambolaka Yayasan Ronita Peduli Sosial, Yohanes Baptista Kaza. Dalam Sambutannya beliau menyampaikan poin penting diantaranya perlu adanya kolaborasi antara Loka POM di Kabupaten Sumba Timur dengan Badan Gizi Nasional dalam mendukung program Presiden RI terpilih yaitu program Makan Bergizi Gratis yang direalisasikan di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Materi yang disampaikan dibagi kedalam tiga sesi. Sesi pertama adalah materi tentang Pentingnya Penjaminan Keamanan Pangan Dan Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji. Materi pertama ini disampaikan oleh Komang Gde Ardi Pradnya Septiawan S.Gz sebagai Staf Infokom Loka POM di Kabupaten Sumba Timur. Kepala Loka POM di Kabupaten Sumba Timur, menjadi pemateri utama. Beliau menyampaikan materi kedua tentang Penerapan Keamanan Pangan Selama Penerimaan, Persiapan, Dan Pengolahan Bahan Pangan. Kegiatan berjalan interaktif dengan metode diskusi antara peserta dengan narasumber. Poin penting yang disampaikan adalah tips dan trik dalam mengolah pangan yang baik dari mulai persiapan, sanitasi, produksi, packing dan distribusi paket makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Materi terakhir disampaikan oleh Ilzam Shadik Maulidi, S.Si. selaku ketua Tim Infokom Loka POM di Kabupaten Sumba Timur. Dalam sesi ini disampaikan mengenai Penanganan Insiden Keamanan Pangan Dan Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan di SPPG Bagi Penjamah Pangan.

Selain dilakukan pelatihan terhadap SPPG, petugas Loka POM di Kabupaten Sumba Timur juga melakukan Kitchen Inspection terhadap dua sarana dapur MBG yaitu Dapur MBG Tambolaka Yayasan Ronita Peduli Sosial dan Dapur MBG Langga Lero Yayasan Tana Manda Sumba. Dalam pemeriksaan ini dilakukan pembinaan dan audit terhadap standar dapur MBG yang ditelah diterapkan. Didapatkan data untuk Sarana Dapur MBG Tambolaka memiliki kapasitas produksi mencapai 3.087 porsi setiap hari yang terbagi kedalam 48 siswa/siswi TK, 722 siswa/siswi SD, 1.242 siswa/siswi SMP, 1.000 siswa/siswi SMA dan 75 orang Posyandu. Sarana Dapur MBG Langga Lero memiliki kapasitas produksi mencapai 3.493 porsi setiap hari yang terbagi kedalam 279 siswa/siswi TK, 1.252 siswa/siswi SD, 101 siswa/siswi SMP, 1.851 siswa/siswi SMA.

Sebelum kegiatan berakhir, dilakukan foto bersama. Beberapa rekomendasi yang telah disepakati akan segera ditindaklanjuti dalam beberapa waktu kedepan.

Mari bersama kita berkolaborasi mewujudkan Pelayanan Prima!

 

Loka POM di Kab. Sumba Timur

Sarana