Pastikan Takjil Aman Dikonsumsi, BPOM Sumba Timur Melakukan Pengecekan Langsung ke Pedagang

24-02-2026 Umum Dilihat 111 kali

Waingapu, Loka POM di Kabupaten Sumba Timur mengecek kandungan atau zat berbahaya terhadap takjil dan berbagai makanan untuk berbuka puasa, Kamis (19/2/2026).

Sejumlah titik pengecekan diantaranya di Pusat Takjil Taman Sandelwood, Sepanjang Jalan Ahmad Yani, dan Pusat Takjil Ramadhan Masjid Agung Al-Jihad.

"Kita akan mengambil beberapa sampel yang kita curigai mengandung bahan berbahaya, mungkin dari warnanya yang mencolok, kemudian seperti bakso, mi, serta minuman-minuman berwarna yang sering ditambahkan bahan berbahaya," ujar Ketua Tim Pengujian Sederhana  Ilzam Shadik Maulidi.

Petugas melakukan sampling terhadap 14 sarana dengan total 25 sampel yang dicurigai mengandung bahan berbahaya diantaranya formalin, boraks, rhodamine B, dan metanil yellow. Selain melakukan sampling petugas juga melakukan Komunikasi. Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai 4 macam bahan berbahaya yang sering disalahgunakan oleh pedagang.

"Itu yang akan kita fokuskan saat pengujian sore hari ini, kita juga berharap para pelaku UMKM yang menjajakan takjil atau makanan berbuka puasa tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya dalam produk yang dikonsumsi masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya menekankan pengecekan makanan dan minuman, akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan khususnya menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah melalui operasi gabungan dengan lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas perdagangan dan Kepolisian.

"Kegiatan seperti ini memang rutin tahunan setiap bulan Ramadan, karena pada momen ini konsumsi masyarakat meningkat. Hampir setiap sore masyarakat membeli takjil menjelang berbuka puasa, karena itu harus kita pastikan takjil yang dikonsumsi benar-benar aman," ungkap Bernardus Kepala Loka POM di Kabupaten Sumba Timur.

 

Loka POM di Kab. Sumba Timur

Sarana