Bersama dalam Keberagaman, Loka POM Sumba Timur Hadirkan Edukasi Obat dan Makanan di Karnaval Kemerdekaan

14-08-2026 Umum Dilihat 57 kali

WAINGAPU, 13 Agustus 2026 – Loka POM di Kabupaten Sumba Timur turut berpartisipasi dalam Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumba Timur, Kamis (13/8/2026). Tidak sekadar memeriahkan peringatan kemerdekaan, Loka POM di Kabupaten Sumba Timur memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai layanan dan keamanan obat dan makanan.

Loka POM di Kabupaten Sumba Timur tergabung dalam barisan kantor dan lembaga vertikal dengan nomor urut ketiga. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Humba Merdeka Festival 2026 tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Daerah, Kantor dan Lembaga Vertikal, BUMN/BUMD, Kecamatan dan Kelurahan, hingga Organisasi Masyarakat dan Paguyuban. Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi wujud kebersamaan dan sinergi dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam pelaksanaannya, Loka POM di Kabupaten Sumba Timur tidak hanya menampilkan barisan pegawai, tetapi juga menyampaikan edukasi mengenai obat dan makanan kepada masyarakat sepanjang rute karnaval. Informasi terkait jenis layanan BPOM disampaikan melalui pengeras suara sehingga dapat didengar oleh masyarakat yang berada di sepanjang perjalanan. Edukasi tersebut menjadi upaya Loka POM di Kabupaten Sumba Timur untuk mendekatkan informasi pelayanan dan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat secara langsung.

Selain edukasi melalui pengeras suara, setiap pegawai Loka POM di Kabupaten Sumba Timur membawa poster dengan beragam pesan keamanan obat dan makanan. Materi yang ditampilkan antara lain informasi mengenai BPOM Mobile, Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), serta jenis-jenis cemaran yang dapat terdapat pada pangan olahan. Pesan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendorong konsumen agar lebih kritis dalam memilih produk obat dan makanan yang aman dan bermutu.

Karnaval dimulai dari Lapangan Rihi Eti-Prailiu dan berakhir di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan flashmob oleh pegawai Loka POM di Kabupaten Sumba Timur yang mengangkat konsep Bhinneka Tunggal Ika. Konsep tersebut menggambarkan keberagaman pegawai Loka POM yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, namun tetap bersatu dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Karnaval Budaya, Loka POM di Kabupaten Sumba Timur menunjukkan bahwa edukasi dan pengawasan obat dan makanan dapat dilakukan melalui berbagai ruang interaksi dengan masyarakat. Kolaborasi bersama pemerintah daerah, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mendukung perlindungan masyarakat dan mewujudkan masyarakat Sumba Timur yang semakin cerdas dalam memilih obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

 

 

Loka POM di Kab. Sumba Timur

Sarana